Tampilkan postingan dengan label pantai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pantai. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 September 2009

PANTAI SUNDAK

Pantai ini bagai kaca..

Langit terpantul dari permukaan air laut

Ada sebuah resort disana, setara bintang lima. Jadi taripnya muahaal. Untuk satu paket, kabarnya kita harus merogoh kocek 25 jt.

PANTAI KRAKAL

Sesuai namanya, pantai ini banyak krakalnya (batu-batu). 

Dikejauhan tampak bukit karang dengan sisa-sisa bangunan unik, yang konon bekas untuk syuting film koboi. Setelah didekati, wah kayak dimanaaa gitu..

Nyata benar kalau bukit-bukit ini merupakan dasar laut yang terangkat.

Tiba-tiba aku terkejut. Ada suara ngejoss kayak kompresor. Arahnya dari bawah bebatuan ini. Horor betul.

PANTAI DRINI

Ada tempat pengumpulan ikan hasil para nelayan. Banyak perahu, dan bau ikan yang khas. Apalagi kalau pas ada yang goreng ikan, wah harum sekali baunya

Sisi timur pantai, banyak batu karang yang artistik

Dibawah karang, air laut begitu hangat, dan ikan-ikan berseliweran.

PANTAI SEPANJANG

Nah, kalau pantai ini masih asli. Jalan masih tanah berbatuan.

Sebelah kiri jalan tampak para penduduk setempat mengolah tanah dibawah perbukitan, dan dibalik sana lautan.

Pantainya sesuai namanya, Sepanjang..Ditepi jalan panjang, tanah berbatuan

PANTAI KUKUP

Pantai ini sudah dipoles sedemikian rupa, karena memang sudah lama jadi objek wisata.

Ada anak tangga yang disediakan untuk menuju pulau karang kecil yang terpisah agak kelaut

Minggu, 23 Agustus 2009

Pantai Klayar


Beberapa minggu lalu kami ingin napak tilas jalan presiden SBY, tapi kesasar ke jalur napak tilas Pangsar Jend.Sudirman. Sudah cemas, karena kalo kembalinya kemalaman, rasanya aku ga berani deh lewat jalan yang tadi. Akhirnya Sabtu berikutnya kami kembali menyusuri jalan tersebut, dan ketahuan kenapa jadi salah jalan tempo hari. Ternyata papan penunjuknya dah bergeser...

Nah, sabtu berikutnya dah ga salah lagi. Jalannya memang mulus benar, walaupun ada beberapa ruas jalan yang rusak. Asyiknya dibeberapa tempat ada tanjakan-tanjakan yang turun tiba-tiba. Jadi kayak naik jetcoaster. Siiir juga di perut.

Truz sampai disebuah belokan, ada penunjuk arah ke Pantai Klayar. Yang ini beberapa kali pernah kubaca di blog, tentang pantai yang masih perawan, tentang batu bolongnya, tentang air mancurnya. Dan kami sepakat untuk belok kesana, sesuai penujuk arah tadi.

Wuaah, ternyata setelah masuk beberapa meter, jalan berubah.....kami hanya bisa maju dengan kecepatan 5-10 km.per jam. Serunya lagi, selain sisi kiri jurang, sebelah kanan bukit-bukit cadas, jalan ini ga bisa untuk papasan. Pas banget dengan besar mobil kami. Surprise lagi, dibeberapa tempat ada tulisan-tulisan peringatan : "Anda memasuki wilayah bebas BAB disembarang tempat....BAB disembarang tempat, No..., Jangan BAB di sembarang tempat, itu mengganggu kesehatan masyarakat. Ckckck...ternyata seluruh wilayah ini sedang membangun komitmen utk.perilaku sehat ya.

Setelah belak-belok dengan perasaan tegang mengingat kondisi jalan, akhirnya sampailah diujung. Waauuw, luar biasa. Pantai yang indah sekali. Perawan dan misterius.

Pantai indah dan sepi. Ada seorang bapak tua menghampiri kami, beliau sedang membangun mushala dengan seorang lagi. Pada beliau kami menanyakan tentang pantai ini, segala sesuatu yang dikabarkan di beberapa blog. Air mancur disisi sana..Tapi tak bisa kesana karena ombak begitu besar, sudah empat hari ini, kata bapak tadi. O ya, hari Jumatnya ada gempa, terasa sampai di kelas ketika qh sedang beri kuliah, semua lari keluar. Ternyata ada kaitannya dengan ombak besar ini ya. Tapi bapak tua tadi menunjukkan jalan keatas bukit diujung sana, melalui jalan setapak, dan bisa menyaksikan air mancur dari atas bukit itu. 

Sampai di atas bukit..sebagian pantai tampak seperti ini.

Air muncar, setelah ombak...

Diatas bukit juga ada sabana yang luas, suamiku langsung baring disitu.

Aku narsis, masih di sabana itu...

Di balik sana, laut lepas. Sebelah utara Australia....

Pantai dengan batu karang yang unik.

Pantai yang sepi, tempat berhenti ombak hati yang sedih.