Sabtu, 05 September 2009

PANTAI DRINI

Ada tempat pengumpulan ikan hasil para nelayan. Banyak perahu, dan bau ikan yang khas. Apalagi kalau pas ada yang goreng ikan, wah harum sekali baunya

Sisi timur pantai, banyak batu karang yang artistik

Dibawah karang, air laut begitu hangat, dan ikan-ikan berseliweran.

PANTAI SEPANJANG

Nah, kalau pantai ini masih asli. Jalan masih tanah berbatuan.

Sebelah kiri jalan tampak para penduduk setempat mengolah tanah dibawah perbukitan, dan dibalik sana lautan.

Pantainya sesuai namanya, Sepanjang..Ditepi jalan panjang, tanah berbatuan

PANTAI KUKUP

Pantai ini sudah dipoles sedemikian rupa, karena memang sudah lama jadi objek wisata.

Ada anak tangga yang disediakan untuk menuju pulau karang kecil yang terpisah agak kelaut

KALISUCI

Wisata karst ini terletak di daerah Semanu. Ikuti saja penunjuk arah, maka kita akan sampai dimana mobil bisa parkir. 

Trus jalan sedikit, turuni tebing, tapi sudah dibuat tangga batu oleh masyarakat setempat, dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan ketika masa kering seperti sekarang ini.

Sampai dibawah, kita akan menyaksikan air terjun yang kemudian menyatu menjadi sungai yang mengalir kearah gua, masuk gua dan menjadi sungai bawah tanah.

Diseberang jalan aspal, sungai bawah tanah tadi tembus, ada gua lagi, dan masuk lagi sebagai sungai bawah tanah.

Dalam perjalanan selanjutnya, kami menjumpai telaga buatan yang airnya makin berkurang. Tapi ditepinya banyak ditumbuhi pepohonan. Ada satu yang perkasa.

Pohon trembesi, besar dan perkasa

Jumat, 04 September 2009

Tanah Lot

 tanahlot1

Bila kita berjalan kesebelah kanan gerbang masuk, maka akan sampai pada sisi lain Tanah Lot, yaitu batu bolong yang menawan.

Kamis, 03 September 2009

Suatu senja di GWK

Temaram, melankholis. Tak berhasil dapat sunset, sesuai yang diramalkan BMG. Tapi tetap ada keindahan tersendiri.

Lampu sudah dinyalakan. Dari sisi ini Garuda tampak perkasa.

Rabu, 26 Agustus 2009

KALI KUNING


Walaupun namanya Kali Kuning, namun ga ada warna kuning sedikitpun. Wilayah ini terletak di lereng gunung Merapi, dan sebagian juga pernah dilewati awan panas waktu erupsi Merapi 2006 lalu.
Masuk melalui celah diantara tebing ini, memang sebaiknya jalan kaki, skalian olah raga, walaupun kalau mau naik motor juga bisa. Lalu kita akan melewati jembatan panjang yang badan jembatan menyimpan aliran air. Dari jembatan ini tampak lembah dengan aliran sungai kecil. Dibeberapa sisi, tampak longsoran bukit, termasuk daerah goa jepang.

Bila sampai di sungai dengan banyak bebatuan, truz kita menyusur keatas, makin masuk ke hutan pinus yang kadang-kadang diselimuti kabut tipis.   

Ada sebatang pohon ini bekas kena awan panas. Di sekitarnya sudah menghijau, hutan pinus sudah memukau. sebatang pohon ini tetap kering, tegak, apakah abadi...